Tampilkan postingan dengan label Mencari Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mencari Kerja. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Desember 2010

STAFF ACCOUNTING

STAFF ACCOUNTING

Kualifikasi info lowongan:
  • Usia max 30 tahun
  • Laki-laki
  • Pengalaman kerja min 1 tahun
  • Memahami komputer yang baik
  • info lowongan kerja

PT ,SENTRA TIN INDO

PT Sentra Tin Indo adalah salah satu perusahaan pertambangan timah terdaftar dan memiliki IUP sendiri dengan wilayah operasi di Bangka Belitung dan kepulauan Riau. Sesuai dengan rencana ekspansi dan komitmen kami untuk selalu bertumbuh dan menjadi salah satu perusahaan pertambangan timah terkemuka di Indonesia, dengan ini kami mencari tenaga kerja profesional yang berdedikasi tinggi, kreatif dan berpengalaman di bidang pertambangan untuk mengisi posisi :

Dredge Master Kapal Isap

Kualifikasi pekerjaan:
  • Pria, usia maksimum 55 tahun
  • Berpengalaman sebagai Dredge Master dibidang Pertambangan terutama Kapal Isap minimum 5 tahun
  • Mampu mengkoordinasi dan mengawasi operasional Kapal Isap
  • Sehat fisik dan rohani
  • Jujur, berwibawa, berjiwa pemimpin, pekerja keras, teamwork player
  • Karir

Lamaran berikut CV, Pasphoto 3x4, Photocopy KTP, Ijazah dan surat pengalaman kerja dikirim ke:
PO BOX 126 Pangkalpinang
atau email ke:
hai.chink@gmail.com

Selasa, 28 Desember 2010

PT , PLUIT MAS BAHAGIA SEJAHTERA

Info Lowongan, Rumah Sakit Ibu dan Anak Family ( RSIA Family ) merupakan Rumah Sakit Ibu dan Anak yang berkembang pesat dan sedang memperluas pelayanan di beberapa bidang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut RSIA Family membuka peluang bagi Anda yang mempunyai motivasi tinggi dan menyukai tantangan untuk bergabung sebagai :

Asisten Apoteker

Persyaratan info lowongan kerja :
  • Pria / Wanita
  • Usia 25 - 30 Tahun
  • Pend.  SMF / D3 Farmasi
  • Diutamakan pengalaman kerja Min. 1 tahun
  • Komunikatif dan berkepribadian Baik
  • Dapat bekerja sebagai individu atau tim
  • Memilliki Loyalitas Tinggi

Surat lamaran lengkap disertai pas foto terbaru dapat dikirim ke :

HUMAN RECOURCES DEPARTMENT ( HRD )
RSIA FAMILY
Jl. Pluit Mas I Blok A No. 2 A
Jakarta Utara 14450

Senin, 13 Desember 2010

BINA CAKRAWALA MULIA PROPERTY GROUP

KESEMPATAN BERKARIR pada Info Lowongan Kerja

SENIOR FINANCE & ACCOUNTING MANAGER

Kualifikasi:

  • Pria atau Wanita;
  • Usia max 40 tahun;
  • SI Finance & Accounting
  • Pengalaman min. 7 tahun sebagai Finance Manager/Accounng Manager

Info Lowongan Kirimkan lamaran lengkap, CV, dan Foto berwarna terbaru, ke:
hrd@balianantarauluwatu.com

Maksimalkan Pencarian Peluang

Ketika sebuah peluang dibuka, bisa saja pencari kerja yang melayangkan lamaran mereka berjumlah puluhan, ratusan atau bahkan ribuan, tergantung dari bidang kerja yang tersedia, seberapa banyak orang yang tahu dan memanfaatkan peluang tersebut. Di sisi lain, bisa saja data yang masuk kepada perekrut hanya beberapa orang, karena tidak banyak yang tau, meskipun peluang tersebut favorit bagi kebanyakan pencari kerja.

Berikut ini beberapa teknik pencarian peluang yang bisa dipertimbangkan ketika anda menemukan situs penyedia informasi peluang kerja.


*Coba manfaatkan layanan one-stop shopping. Layanan one-stop shopping merupakan situs yang menyediakan berbagai hal sekaligus yang berkaitan dengan proses rekrutmen tenaga kerja, dimana peluang disampaikan di sana, dan resume anda didaftarkan pada situs mereka, sehingga anda bisa langsung mendaftarkan diri melalui layanan tersebut. Pada situs-situs favorit, bisa saja puluhan peluang kerja yang terbuka setiap harinya. Anda dapat memanfaatkan layanan ini.
*Gunakan fasilitas pencarian tingkat lanjut yang tersedia pada situs tersebut, misalnya berdasarkan daerah penempatan, bidang kerja, besar gaji, pengalaman kerja yang dibutuhkan, dll. Sesuaikan dengan keinginan dan kemampuan yang anda miliki.
*Temukan celah yang tepat dari peluang kerja yang ada, yaitu dengan memilih yang betul-betul sesuai dengan kategori yang anda miliki. Misalnya tingkat pendidikan (baru lulus, tamatan magister, freelance, dll), atau berusaha menemukan peluang yang mungkin saja tersembunyi dari informasi umum, atau bahkan tidak mudah ditemukan oleh banyak orang.
*Berfikir lokal, atau berdasarkan lokasi secara geografis. Dari sebuah survey yang dilakukan baru-baru ini, didapatkan informasi bahwa sekitar 28 persen dari pencari kerja di internet mau bekerja pada lokasi yang ditentukan oleh pembuka lowongan tersebut, sedangkan 48 persen tidak bersedia untuk pindah dari lokasi dimana dia tinggal.
*Hingga sekarang, masih banyak pencari pekerjaan memanfaatkan koran untuk mencari lowongan kerja. Peluang ini perlu dimanfaatkan, karena tidak semua lowongan dibuka melewati koran, tidak sedikit lowongan yang tersedia dan diumumkan melalui internet. Pemanfaatan kedua fasilitas tersebut serta yang lainnya akan mempertinggi kemungkinan anda menemukan pekerjaan yang sesuai dengan diri anda.
*Langsung menuju sumber. Beberapa para ahli menyarankan agar menuju ke situs perusahaan dalam menemukan peluang kerja, termasuk untuk mengenal perusahaan tersebut. hal ini akan memberikan dampak yang cukup bagus bagi anda, meskipun anda mendapatkan informasi tersebut melalui situs atau media lainnya, karena anda sedikit banyaknya bisa mempelajari perusahaan tersebut sebelum anda melayangkan lamaran kepada mereka. Ini juga yang dapat menjadi kekuatan bagi anda nantinya ketika anda dipanggil untuk diwawancarai. Perusahaan yang memiliki website tidak hanya perusahaan besar, sudah banyak perusahaan skala kecil dan menengah pun memiliki situs mereka sendiri.
*Hindari mengirimkan resume anda untuk tujuan umum. Jika anda melayangkankan resume anda ke beberapa perusahaan, dan jika memungkinkan, buatlah resume tersebut seakan-akan memang ditujukan khusus untuk mereka.
*Publikasikan resume anda pada situs pribadi anda. Tunjukkan bahwa anda adalah seorang yang profesional. Dengan demikian siapapun dapat mengakses resume dan situs anda tersebut kapan pun pada tujuh hari dalam seminggu. Tentu saja, untuk ini, anda perlu memiliki situs sendiri, jika belum merasa perlu untuk menyewanya, gunakan fasilitas gratis seperti yang disediakan oleh Geocities (http://www.geocities.com/) atau di Indonesia Interaktif (http://www.i2.co.id/).
*Sebagai salah satu pilihan lainnya, manfaatkan layanan distribusi resume yang tersedia di internet. Layanan ini biasanya disediakan oleh beberapa situs untuk mendistribusikan resume anda ke perusahaan yang membutuhkan sesuai dengan kriteria yang ada.
*Jangan buang waktu anda hanya untuk online mencari lowongan di internet. Lakukan berbagai hal yang berkaitan dengan promosi diri anda melalui berbagai jalan yang mungkin dilakukan, seperti melakukan kontak dengan orang-orang berkaitan dengan misi anda, membuat resume anda yang menarik dengan cara yang tepat, dan khususnya menjalin hubungan baik dengan jaringan anda. Dalam salah satu penelitian menyatakan bahwa proses pencarian lowongan di internet hanya membutuhkan waktu sedikit dibandingkan dengan membangun kekuatan dalam mempersiapkan diri pada saat pengajuan lamaran terhadap lowongan yang ada. Bahkan dinyatakan, waktu yang digunakan lebih banyak dimanfaatkan dalam membangun dan memanfaatkan jaringan yang anda bangun dan anda miliki. Pencarian lowongan di internet merupakan media yang cukup efektif, dan jangan lupa, bahwa melakukan kontak dengan jaringan anda merupakan langkah yang patut diperhitungkan.
*Dan jangan ragu-ragu, bahwa pencarian kerja dan lowongan melalui internet akan sangat membantu anda dalam mendapatkan pekerjaan yang anda inginkan dan karir yang anda impikan, diikuti dengan langkah nyata dalam melakukan assessment terhadap karir, meneliti perusahaan perekrut, penentuan lokasi, negoisasi masalah gaji, serta jaringan perlu diperkuat dimatangkan juga.

Minggu, 12 Desember 2010

Proses menjalani dunia pekerjaan baru

Para ahli dalam bidang karir ini memperkirakan dan mengemukakan bahwa banyak dari lowongan pekerjaan tidak diiklankan di media masa,  termasuk pada situs penerima tenaga kerja yang ada, namun mereka sebarkan dari mulut ke mulut, atau dikenal juga dengan lewat jaringan yang tersembunyi. Peluang inilah yang dapat anda manfaatkan di sini. kadang di peluang inilah kesempatan terbesar memasuki celah itu.. ada sebagaian para jaringan beranggapan memasuki kesempatan kerja melalui internal lebih cepat diterima dan tidak sesulit menjalani prosesnya berdasarkan rata-rata.

Dengan adanya jaringan ini, artinya akan membangun jaringan anda secara pribadi dengan banyak pihak, yaitu dengan berkumpul dengan mereka yang berpotensi melalui jalur sosial dan jaringan fungsi bisnis. Tentu saja ini merupakan kelebihan anda dalam memanfaatkan jaringan ini. Untuk itu kembangkanlah jaringan anda melalui kontak pribadi dengan mereka, bertukar pikiran tentang keahlian dengan mereka.

Mereka mungkin saja dapat memberikan anda informasi tentang pekerjaan yang sedang dibuka, menawarkan saran dan informasi tentang berbagai perusahaan dan industri, atau bahkan mengenalkan anda kepada yang lainnya, sehingga anda dapat memanfaatkan dan mengembangkan jaringan ini.

Cara terbaik untuk memulainya adalah dengan membangun jaringan dengan lingkungan keluarga, kawan dan lingkungan anda. Jangan hanya berhenti di sini, bangun lagi jaringan anda dengan yang lainnya, dengan mereka yang seprofesi, kolega dalam industri yang sama, dan lakukan pertemuan dengan mereka melalui berbagai kegiatan lapangan seperti seminar, pameran, konferensi, ngopi bareng, atau dalam bentuk silaturahmi darat lainnya. Berbicaralah dengan mereka baik dengan pejabat di perusahaan, pimpinan, dan atau melalui para ahli lainnya.

Kunci keberhasilan dalam hal ini adalah menyediakan energi yang dibutuhkan sehingga keinginan anda terkabul. Pertama, anda lakukan terorganisir, misalnya dengan menyimpan kartu pengenal bisnis mereka atau menyimpannya ke dalam daftar kontak anda. Kedua, anda perlu melakukan kontak, misalnya dengan melakukan kontak secara regular, mengirimkan email, atau bahkan memberikan ucapan atas hari-hari besar mereka seperti ulang tahun, kegiatan keagamaan, dll. Ketiga, anda perlu mengatur target anda sendiri dengan mengaturnya, misalnya dengan mengontak 5 orang dalam seminggu. jadi intinya dalam jaringan kita harus menjadi orang yang agresif dan kreatif, dan didasari dengan niat dan semangat dalam diri kita. semakin banyak kita memperluas jaringan semakin besar juga kita mencapai apa yang kita inginkan dan mencapain tujuan besar dalam hidup.

Jumat, 10 Desember 2010

Accounting

URGENTLY REQUIRED


Accounting

Kualifikasi : karir


  • S1 Akuntansi, universitas ternama
  • Wanita < 30 thn
  • IPK min 3,00
  • Pengalaman tidak diutamakan
  • info lowongan kerja

Info contact :
kinerjamario@yahoo.com
atau
ksbersama@gmail.com

Tips Nyaman di Tempat kerja

Adaptasi di tempat kerja memang butuh waktu. Bagi sebagian orang, tidak mudah untuk langsung merasa nyaman di lingkungan kerja. Tapi semuanya bisa diatasi.  Syaratnya gampang, punya selera humor yang bagus, dan perilaku yang baik. Ini dia.
  1. Jika ingin menyampaikan candaan atau lelucon, cobaah dipikir terlebih dahulu. Jangan sampai lelucon atau humor Anda menyinggung perasaan orang lain. Hanya akan membuat orang lain berpandangan negatif terhadap Anda.
  2. Jadilah orang yang menyenangkan. Jangan terlalu serius atau sensitif. Jika orang lain bercanda dengan Anda, lihatlah dari segi lucunya, jangan terlalu dimasukkan ke hati.
  3. Jangan sampai stres merusak mood dan emosi Anda. Mood dan emosi yang buruk juga akan mempengaruhi performa serta hubungan Anda dengan rekan sekerja.
  4. Untuk menghidupkan suasana dengan sesama rekan sekerja, Anda bisa memanfaatkan Email untuk mengirim lelucon atau humor-humor kepada rekan kerja Anda.
  5. Bersosialisasilah. Gunakan waktu luang Anda untuk hang out dan bersenang-senang dengan teman-teman Anda. Hal tersebut akan mempersempit jarak Anda dan rekan kerja.
  6. Buka diri Anda untuk pengalaman baru. Perluas pergaulan Anda sambil menjalankan hobi. Misalnya ikut klub olah raga, dan lain-lain.
    loker 

Tips Wawancara Kerja

Terkadang, tindakan berbicara lebih kencang daripada ucapan. Karena itu pula, jangan heran jika Anda tak lolos wawancara kerja, meskipun apa yang Anda sampaikan sudah sesuai buku teks jawaban wawancara kerja. Kadang, kita tak sadar ada gerakan-gerakan yang sepintas terkesan sepele, tetapi ternyata berpengaruh terhadap penilaian.Beberapa waktu lalu, situs Careerbuilder mensurvei ratusan perusahaan, dan menanyakan apa kesalahan-kesalahan yang dilakukan pelamar sehingga mereka tidak diterima kerja. Umumnya, hal-hal sepele lah yang menjadi penyebabnya. Berikut beberapa di antaranya: kerja lowongan

Sikap sombong atau bosan
Kebanyakan orang yang melamar pekerjaan, ketika akan diwawancara akan merasa gugup. Ketika seseorang gugup, biasanya akan melakukan suatu tindakan kecil untuk menyalurkan kegugupannya. Misal, mengetuk-etukkan jari di meja, mengetuk kaki, memilin rambut, membuka-tutup pulpen, dan lain sebagainya. Sayangnya, si pewawancara justru menanggapi tindakan-tindakan semacam ini sebagai sinyal kebosanan. Sementara kebosanan pun diartikan sebagai kesombongan. Siapa yang mau bekerja dengan orang sombong?

Cara mengatasinya? Usahakan untuk berlatih sesering mungkin. Seseorang yang kalem, percaya diri, dan tidak stres, akan bernafas perlahan. Sebelum mulai bicara, ambillah napas panjang, dan perhatikan tangan serta kaki Anda. Biarkan tangan beristirahat di lengan kursi, dan kaki diam istirahat di lantai, lutut saling menempel untuk meminimalkan ketukan kaki. Badan condong ke depan, ke arah meja, juga bisa menunjukkan bahwa Anda tertarik.

Tidak berdandan sesuai acara
Tentunya, ketika akan mendatangi suatu wawancara kerja, Anda akan berusaha mengenakan pakaian seformal mungkin. Sayangnya, tak semua orang memiliki kemampuan untuk mengenakan pakaian yang formal. Tak jarang, malah, mereka yang fresh graduate malah mengenakan pakaian informal karena bingung mau pakai baju apa. Solusinya, bukanlah ide yang buruk untuk berinvestasi pada pakaian formal. Kemeja, celana bahan, blazer, serta sepatu hak kecil dan tertutup. Jika Anda melamar pekerjaan ke bidang kreatif, Anda bisa menambah corak atau warna dengan aksesori.

Tidak ada persiapan
Adalah kesalahan jika Anda tidak terlebih dahulu mencari tahu latar belakang perusahaan yang Anda lamar. Anda tak hanya akan bingung mau berkata apa, tetapi juga memperlihatkan bahwa Anda tidak mau tahu, pemalas, dan kurang inisiatif.

Sudah bukan jamannya lagi Anda kurang informasi. Segala teknologi sudah bisa membantu Anda mencari tahu apa pun yang ingin Anda ketahui. Pelajarilah sebisa mungkin tempat Anda melamar pekerjaan. Buat si pewawancara kagum dengan pengetahuan dan ide-ide yang Anda miliki.

Tidak mematikan telepon genggam
Adalah hal yang tidak bisa dimaafkan jika Anda menyalakan telepon genggam Anda. Menonaktifkan telepon genggam akan memberikan Anda dan si pewawancara waktu untuk bisa konsentrasi dan mengeliminasi gangguan. Selalu pastikan ponsel Anda dalam mode silent saat akan rapat atau wawancara kerja.

Tidak menanyakan pertanyaan bagus
Banyak orang sudah tahu, bahwa sebaiknya Anda menanyakan suatu pertanyaan saat wawancara kerja. Namun, yang tak banyak diketahui adalah pertanyaan apa yang harus ditanya. Yang terutama, yang tak boleh ditanyakan saat wawancara pertama adalah jumlah gaji dan fasilitas yang ditawarkan kantor.

Anda bisa mencoba untuk menanyakan pertanyaan mengenai pekerjaan yang Anda lamar. Tugas-tugas utama Anda, atau tanyakan kepada si pewawancara kerja, apa yang membuatnya senang bekerja di perusahaan ini. Bisa juga menanyakan, “Menurut Bapak/Ibu, tantangan terbesar apa yang akan saya hadapi dalam posisi ini?” Pertanyaan ini akan membuat si pewawancara berpikir bahwa Anda tertarik untuk mengetahui apakah Anda cocok atau tidak untuk pekerjaan tersebut.

Mengirimkan lamaran terlalu banyak
Salah satu trik untuk membuat Anda terlihat seperti orang yang tidak kompeten adalah dengan mengirimkan surat lamaran yang sama berkali-kali ke perusahaan. Mengapa? Karena ini mengganggu, plus membuat Anda terlihat desperate untuk masuk ke perusahaan itu. Anda cukup mengirimkan lamaran ke lowongan yang menurut Anda paling pas. Buat surat lamaran Anda semenarik mungkin.

Tidak memberikan foto yang profesional
Foto-foto diri yang Anda ambil untuk diri sendiri sebaiknya disimpan untuk situs pribadi saja. Jika Anda ingin mengirimkan lamaran, jangan lupa menyertakan foto diri dengan pose profesional. Anda tak ingin mengirimkan suatu hal yang bisa membuat perusahaan meragukan kredibilitas Anda, kan? loker

Minggu, 05 Desember 2010

Cara Lebih Mudah Mendapatkan Pekerjaan

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan bertemu dengan salah satu kawan kerja saya dahulu. Ibu ini kebetulan bertugas di bidang HRD yang salah satunya adalah melakukan tugas recruitment karyawan.  >kerja
Disela pembicaraan dia berkata bahwa saat ini untuk mendapatkan pekerjaan maka dari pencari kerja tidak hanya dituntut untuk dapat bekerja keras dan rajin juga harus memiliki suatu kelebihan yang tidak dimiliki oleh kebanyakan pencari kerja lainnya misalnya dari segi kreatifitas.
Kesimpulan saya adalah bahwa seorang pencari kerja saat ini perlu menjadi seseorang yang “berbeda” dari para pencari kerja lainnya sehingga pencari kerja ini akan menjadi “istimewa” dimata si calon boss. Keistimewaan tersebut dapat berupa kreatifitas seperti yang saya sebutkan diatas atau mempunyai keterampilan yang jarang dimiliki oleh orang lain dan masih banyak lagi kemungkinan yang lain.
Beberapa waktu yang lalu saya mendengarkan sebuah talk-show di sebuah radio swasta yang sedang membahas salah satunya adalah tentang bagaimana seseorang dapat memperoleh pekerjaan yang diinginkannya ditengah persaingan yang semakin ketat saat ini. Dari acara yang berdurasi 1 jam ini saya mendapatkan kesimpulan tentang satu cara dimana seorang pencari kerja dapat “menarik” perhatian si pemberi kerja dengan cara yang mungkin jarang dilakukan oleh seorang pencari kerja. Bagaimana caranya?
Begini, seorang pencari kerja dapat bertemu dengan pencari kerja (dengan catatan bahwa pekerjaanya cocok dengan bidangnya) dan sipencari kerja dapat menawarkan suatu “proposal” kepada sipencari kerja. Isi proposal ini adalah bahwa si pencari kerja bersedia bekerja 2-3 bulan (relatif)tanpa mendapatkan gaji. Lho kok aneh? Biasanya orang ingin mendapatkan pekerjaan karena ingin mendapatkan gaji kalau bisa yang besar lagi. Sekarang malah mau kerja gratisan. Tunggu dulu! Sebenarnya ada kelanjutannya dan tidak hanya berhenti sampai disitu. Bila si pemberi kerja “puas” dengan pekerjaan si pencari kerja maka di bulan ke 4 si pencari kerja dapat minta untuk diangkat menjadi pegawai. Untuk memperkuat “perjanjian” ini mungkin dapat dibuatkan semacam surat perjanjian diatas meterai sebelumnya. Bagi si pemberi kerja hal ini tidak ada ruginya karena dia tidak akan “kehilangan” apa-apa.
Bila sipencari kerja bekerja di tempat yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan menyenangi bidang tersebut maka saya yakin bila si pencari kerja bekerja dengan sepenuh hati maka si pencari kerja akan mendapatkan pekerjaan yang didambakannya.>loker

Rabu, 01 Desember 2010

cara dan tips membuat resume kerja

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat lamaran yang baik. > kerja lowongan
1. Impresif
Tampilkan jati diri kita secara menarik. Isi surat hendaknya dapat memunculkan kesan simpatik, tidak terlalu arogan tetapi juga tidak terlalu merendah.
2. Menarik minat calon atasan
Kesan pertama sangat penting. Usahakan untuk menyusun surat yang ketika seseorang mulai membacanya, akan langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah kriteria kita
3. Menyebutkan kualifikasi yang diraih
Prestasi kerja maupun pengalaman yang sukses harus disebutkan, untuk menunjukkan bahwa kita mempunyai prestasi dan pengalaman yang patut dipertimbangkan.
4. Menggunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas dan padat
Gunakan bahasa yang sederhana dan ringkas. Kita mempunyai kesempatan untuk menjabarkan semuanya dalam kesempatan wawancara. Untuk saat ini, buatlah penjelasan yang singkat tetapi efektif.
5. Kalimat yang efektif
Hindari kalimat yang tidak efektif, kalimat yang diulang-ulang tanpa alasan, ejaan yang salah, maupun penggunaan tata bahasa yang buruk. Yang sering terjadi adalah penggunaan kata keterangan yang berulang-ulang, atau kata sambung yang berulang-ulang, yang menyebabkan kalimat terasa janggal, yang persis seperti kalimat yang sedang anda baca saat ini, yang menggunakan kata sambung "yang" secara berulang-ulang dan berlebihan.
6. Bahasa Indonesia saja
Jika tidak diminta, hindari penggunaan bahasa Inggris, terutama jika kemampuan bahasa Inggris kita kurang baik. Jika bahasa Inggris kita bagus, boleh saja membuat surat lamaran berbahasa Inggris, yang tentu saja merupakan sebuah "nilai plus" bagi kita.
7. Tujuan dan alasan melamar.
Cantumkan tujuan dan alasan kita melamar. Biasanya tujuan yang sering disebutkan dalam surat lamaran adalah bahwa kita mempunyai kemampuan dan pengalaman yang memadai dalam bidang pekerjaan tertentu, dan dengan bergabungnya kita ke suatu perusahaan akan dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi perusahaan tersebut.
8. Kerapihan.
Gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapih, tidak kusut, tidak tebal dan tidak mudah terkoyak. Jangan menulis atau mencetak dengan tinta yang terlalu tipis agar surat lamaran mudah dibaca, dan hindari penggunaan tippex.
9. Tulis tangan atau komputer ?
Lebih baik menggunakan komputer, kecuali perusahaan yang kita tuju mensyaratkan agar surat lamaran ditulis dengan tangan. Agar diperoleh kualitas tulisan yang setara dengan kualitas tulisan dari mesin cetak, sebaiknya gunakan printer inkjet atau laser, dan hindari penggunaan printer dot matrix karena akan memberi kesan kita orang yang tertinggal dalam hal teknologi. Gunakan jenis font standar, seperti Times New Roman untuk memberi kesan formal. > loker

tips membuat surat lamaran kerja

Pada divisi bidang HRD atau rekrutmen di berbagai perusahaan, menerima surat lamaran merupakan menu sehari-harinya. Surat lamaran tersebut, baik yang dikirimkan melalui pos atau email, jumlah rata-ratanya bisa 10 s/d 1000 surat per hari (tergantung besar kecilnya perusahaan). Waktu yang terbatas dan pemenuhan kebutuhan perusahaan yang mendesak (speedy customer service) menuntut divisi bidang tersebut untuk mampu mengambil keputusan dengan cepat dan cermat dalam melakukan sortir dan seleksi.
Surat lamaran sepintas terlihat mudah dan tidak terlalu penting. Namun menulis surat lamaran sebenarnya memerlukan etika. Sebab isi surat lamaran dan kelengkapannya mencerminkan sikap dan kepribadian anda.
Beberapa hal yang penting untuk diketahui berkaitan dengan penulisan surat :
1. Surat yang efektif
Surat atau email tidak hanya berfungsi sebagai �duta� bagi si pengirim, namun harus mampu menarik perhatian si penerima dengan efektif. Jika surat ditulis secara efektif, kemungkinan untuk mendapatkan balasan yang cukup baik akan semakin besar. Ingat, begitu anda menerima panggilan untuk tes atau interview, berarti anda telah meraih sukses dalam point ini.
2. Perhatikan komposisi surat
Surat lamaran yang baik tentunya memiliki isi yang berkesinambungan. Bila anda mencantumkan posisi yang anda kehendaki, tunjukkan jati diri anda. Jangan sampai perekrut menilai anda plin-plan setelah membaca surat lamaran anda.
3. Batasi isi surat anda
Bayangkan bahwa penerima surat anda adalah orang yang sibuk. Selain ia harus menyortir lamaran yang masuk, ia harus mengambil keputusan dengan cepat siapa yang �qualified�, siapa yang tidak. Buatlah surat lamaran yang ringkas dan padat tapi tepat sasaran.
4. Bahasa surat
Ingatlah bahwa anda bukan tengah menulis surat cinta, tetapi surat lamaran kerja yang akan menentukan masa depan anda. Gunakanlah bahasa yang benar, sopan dan mudah diingat. Penting untuk dicatat, bahasa mencerminkan kepribadian anda.
5. Posisi yang sesuai untuk anda
Sebaiknya anda jangan membuang-buang waktu untuk melamar posisi yang tidak sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan anda. Fokuskan waktu dan energi anda untuk posisi yang mendekati kualifikasi anda. Dengan demikian anda telah �bekerjasama� dengan perekrut dalam penentuan karir anda.
6. Lakukan pengulangan
Sempurnakan surat lamaran anda berdasarkan pengalaman, misalnya mengedit beberapa bagian setelah anda diundang untuk tes atau interview. Setiap kali anda selesai mengikuti kegiatan seperti Training atau Seminar, anda bisa tambahkan sebagai referensi untuk mendukung kualifikasi anda.
7. Anda punya "network" ?
Sebutkan saja. Bila anda mengenal dengan baik pihak-pihak yang bidangnya relevan dengan posisi yang sedang anda lamar, tidak ada ada salahnya anda jadikan sebagai referensi. Biasanya perusahaan-perusahaan tertentu akan melakukan �cross-check� dan tentunya referensi anda akan memiliki nilai tersendiri.
8. Evaluasi
Tiap kali anda mengirimkan surat lamaran, tidak ada salahnya jika anda membuat salinan atau �copy�nya. Berikan catatan jika ternyata anda dipanggil, tes apa yang diberikan dan bagaimana dengan interviewnya. Evaluasi kelebihannya, untuk anda tingkatkan, dan pelajari kekurangannya untuk anda perbaiki.
 >loker

Senin, 29 November 2010

persiapan menghadapi mencari kerja

Mencari pekerjaan adalah sesuatu yang lazim dilakukan oleh semua orang. Kegiatan ini memang gampang-gampang sulit. Ketika gampang, si pencari kerja akan dengan mudah melalui tahapan dalam proses perekrutan karyawan. Tetapi ketika sulit, si pencari kerja harus bolak-balik mengikuti tes pada beberapa perusahaan. Proses ini berlaku tidak hanya pada lulusan SMA, akan tetapi juga pada lulusan S1 maupun S2. Biasanya, pencari kerja yang baru lulus dari pendidikan akan merasa percaya diri bahwa dia akan segera mendapatkan pekerjaan. Akan tetapi bila lebih dari 1 tahun belum mendapatkan pekerjaan, biasanya si pencari kerja akan mulai dihinggapi rasa putus asa. Loker
Biasanya, pencari kerja yang baru lulus dari pendidikan akan merasa percaya diri bahwa dia akan segera mendapatkan pekerjaan. Dia ingin  bekerja sesuai dengan bidang pendidikan yang dia ambil ketika di sekolah ataupun di bangku kuliah disertai dengan keinginan untuk memperoleh gaji yang tinggi dan tunjangan yang memadai. Hal ini berkebalikan dengan kondisi yang ada sekarang. Untuk mencari pekerjaan saja sangat sulit, apalagi disertai dengan idealisme yang tinggi untuk bekerja hanya pada bidang yang sesuai dengan kemampuannya.
Dalam mencari pekerjaan, yang pertama harus kita lakukan adalah melihat kemampuan dalam diri kita sendiri. Janganlah kita memasukkan lamaran yang tidak sesuai dengan kemampuan kita karena itu hanya akan membuat kita melakukan pemborosan. Perusahaan yang membutuhkan karyawan biasanya hanya mencari karyawan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Jadilah carilah pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan kita atau lebih diatas sedikit.
Setelah lamaran dikirimkan, si pencari kerja harus segera melakukan persiapan. Hal ini diperlukan apabila sewaktu-waktu perusahaan akan melakukan tes wawancara melalui telepon. Sebaiknya si pencari kerja mengetahui tentang perusahaan yang dilamar dan juga segala sesuatu tentang posisi jabatan yang dilamar. Hal ini bisa dilakukan dengan browsing di internet atau bertanya kepada seseorang yang dianggap mengerti.
Siapkan berkas lamaran seperti surat lamaran, Curriculum vitae, Foto, ijazah dan berkas-berkas yang lain. CV harus dibuat harus dibuat dengan tampilan yang sederhana, segar, menarik, lengkap dan jujur sesuai dengan kondisi yang ada sekarang. Pengiriman surat lamaran bisa melalui pos ataupun melalui internet.
Ketika mendapat panggilan untuk melakukan tes wawancara, tunjukkanlah bahwa kita mau dan mampu untuk melaksanakan pekerjaan yang akan diberikan. Kepercayaan diri sangat penting dalam proses wawancara. Selain itu attitude juga harus diperhatikan seperti sopan santun, cara bergaul, kemampuan beradaptasi, sifat diri, jujur dan penurut. Tidak selalu perusahaan mencari karyawan yang nilai akademisnya tinggi.
Ketika ditanya berapa gaji yang diminta, tetapkanlah permintaan gaji tersebut sesuai dengan kondisi kita. Bila kita memang sudah berpegalaman, maka kita bisa “menjual” diri kita dengan harga yang tinggi. Akan tetapi jika kita masih fresh graduate, maka tetapkanlah gaji tersebut sesuai dengan standar perusahaan dan konsentrasilah untuk mencari pengalaman. Tentu saja gaji tersebut harus dapat digunakan untuk biaya hidup sehari-hari dan sedikit tabungan.
Ketika telah diterima dan mulai bekerja, tunjukkan bahwa perusahaan tidak salah memilih kita. Tunjukkan bahwa kita mau dan mampu bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan, mempunyai kemampuan beradaptasi, dapat bekerja dalam tim. Hindari sifat merasa lebih tahu atau lebih pintar dan jadilah seorang yang rendah hati.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan 
 
Bookmark and Share

Minggu, 28 November 2010

Lowongan Forex & Investasi Resiko Tinggi Bagi Pelamar Kerja & Pencari Kerja Yang Merugikan Anda

Hati-hati dan waspada penuh pada perusahaan yang bergerak di bidang investasi beresiko tinggi seperti yang berbau forex, efek, saham, fx, bursa berjangka, pasar uang, dan lain sebagainya. Sebenarnya ini bukan kejahatan kriminal, tapi sesuatu kegiatan / aktifitas yang akan merugikan anda dari segi waktu dan keuangan anda.
Efek terburuk dari karir pada bidang tersebut adalah bunuh diri karena rugi dengan hutang berlimpah. Permainan investasi dengan resiko tinggi tersebut juga belum memiliki kejelasan mengenai halal haramnya karena ada indikasi judi kelas atas tingkat tinggi. Namun jika anda punya banyak uang milik sendiri yang ingin anda lipa gandakan dengan resiko hilang semua serta anda dapat menerimanya itu sah-sah saja.
Umumnya mereka mengincar para pencari kerja baik yang baru lulus kuliah / sekolah serta orang yang sudah pernah bekerja. Para pelaku umumnya juga korban dari perusahaan yang terikat sistem untuk mencari korban lain. Tempat atau kantor perusahaan tersebut juga sangat bagus dan bonafid sehingga tidak akan menimbulkan kecurigan anda.
Biasanya diawali dengan secara membabi buta membuat berbagai iklan lowongan pekerjaan di media cetak dan internet. Orang yang melamar akan langsung dipanggil untuk wawancara atau disortir terlebih dahulu mana yang layak berpotensi dan dapat menjadi pencari uang untuk modal perusahaan. Jenis pekerjaan yang ditawarkan beragam dan terkadang menipu. Lowongan manajer trainee, manajer eksekutif, akuntan, sekretaris, administrasi, dan lain sebagainya akan berujung pada satu jenis pekerjaan yang sama, yakni mencari modal bagi keuntungan perusahaan.
Setelah pelamar datang akan diwawancarai untuk sekedar basa-basi serta formalitas belaka. Kemudian pelamar kerja akan diwajibkan langsung ikut pelatihan investasi beresiko tinggi di kelas dan langsung ke lapangan tempat transaksi. Umumnya jenis investasi adalah jual beli uang asing / foreign exhange / forex / fx, indeks, komoditas, dan lain sebagainya. Pelamar pun akan diberikan pembelajaran dengan alur yang telah ditentukan serta diberi ujian formalitas.
Setelah mengikuti pelatihan singkat, pelamar akan ditawari pekerjaan sebagai pencari modal baik dari modal sendiri, keluarga, teman, saudara, tetangga, dan lain sebagainya secara wajib. Keuntungan akan diberikan setiap transaksi dilakukan. Berbagai bonus akan melayang ke hadapan anda jika anda berhasil mendapat modal besar dan memiliki downline atau bawahan hasil rekrut anda.
Tapi sekali lagi yang pasti uang yang anda mainkan pada investasi resiko tinggi dapat hilang semua tanpa bekas walaupun keuntungan yang dijanjikan sangat besar. Apalagi uang yang anda mainkan bukanmilik anda. Seandainya kalah dan rugi anda akan berhadapan dengan pemilik modal yang murka.
Jika anda ingin menimba ilmu anda boleh saja ikut pelatihan gratis dan kabur setelah ujian untuk menambah wawasan anda di dunia investasi. Jangan mudah terpengaruh bujuk rayu orang lain yang dapat menjerumuskan anda. Lebih baik tenang jadi karyawan daripada paranoid jadi manajer eksekutif.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share

Kualitas Pencari Kerja Masih Diragukan

SUDAH menjadi fenomena di negeri ini, setiap digelar seleksi masuk calon pegawai negeri sipil, pencari kerja dipastikan berbondong-bondong mendaftarkan diri. Seperti yang digelar pada Rabu (24/11), sebanyak 4,5 juta pencari kerja ikut seleksi memperebutkan sekitar 204.000 lowongan di berbagai instansi pemerintah. Artinya, dari setiap 22 peserta, hanya satu orang yang diterima.

Sebenarnya bukan hanya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yang diserbu pencari kerja, tetapi juga bursa kerja yang digelar perusahaan di beberapa kota. Bursa kerja biasanya tidak hanya membuka lowongan di dalam negeri, tetapi juga mengisi peluang kerja di luar negeri. Membeludaknya pencari kerja pada setiap kegiatan berkaitan dengan peluang kerja tidak bisa dimungkiri. Sebab, saat ini tercatat ada 40 juta penganggur dan 10 juta jiwa di antaranya berstatus penganggur terbuka. Artinya, sama sekali tidak memiliki pekerjaan atau usaha mandiri.

Angka pengangguran itu pun terus menggunung karena, menurut perkiraan, rata-rata ada 2,5 juta orang setiap tahun masuk ke pasar kerja. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dari angkatan kerja tersebut, hanya 1,5 juta orang yang mendapat pekerjaan.

Sebenarnya lowongan kerja tersedia setiap saat. Ini tercermin dari hampir setiap hari media cetak terbitan lokal memuat sedikitnya puluhan iklan lowongan kerja. Pencari kerja pun rajin memanfaatkan iklan tersebut untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya. "Sudah ada 30 kali saya mengirim lamaran kerja ke berbagai perusahaan yang memasang iklan di surat kabar, tetapi tetap saja keinginan bisa bekerja kandas di tengah jalan. Beberapa kali saya sempat ikut seleksi, setelah itu tidak ada panggilan lagi," kata Julaedi (35), sarjana pertanian lulusan sebuah universitas negeri di Indonesia bagian timur itu.

Pengamalan serupa mungkin dialami pencari kerja pada umumnya sehingga mengirim lamaran kerja melalui surat- menyurat tidak lagi menjadi pilihan. Pencari kerja cenderung menunggu penyelenggaraan bursa kerja di berbagai kota dengan alasan bisa langsung mengetahui perusahaan yang mencari karyawan. "Saya sudah kapok mengirim lamaran kerja melalui kantor pos karena tidak pernah ada panggilan," kata Melda (28), sarjana lulusan sebuah perguruan tinggi swasta di Bandung, yang sudah dua tahun menganggur.

Menurut Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Depnakertrans Kirnadi, dari hasil beberapa kali kegiatan bursa kerja, pencari kerja umumnya tak bisa memenuhi kualifikasi untuk mengisi lowongan. Jadi, dari setiap 10 pencari kerja yang memperebutkan tiga lowongan, hanya dua lowongan yang terisi.

Artinya, kualitas dan keterampilan pencari kerja masih relatif rendah. Tak jarang beberapa perusahaan sama sekali tidak mendapat calon karyawan baru karena semua pelamar tidak memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan. Ada perusahaan otomotif di luar negeri butuh 250 pegawai dan menjaring lewat bursa kerja, ternyata seorang calon pun tak lolos.

Jadi, bukan lowongan yang nihil, tetapi perusahaan memang lebih selektif menjaring calon karyawan. Penyedia kerja bahkan cenderung menerima yang berpengalaman di bidangnya. Kalau sudah begini, angka pengangguran makin sulit ditekan.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share


Jumat, 26 November 2010

Membuat Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)

Agar terlihat profesional dan menarik, ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat curriculum vitae (CV):
Gunakan kertas putih polos

CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar).
Status perkawinan

Cantumkan status perkawinan (single, married, atau divorced).
Foto terbaru

Lampirkan pas foto terbaru. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (jas lengkap dengan dasi).
Referensi

Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).
Pekerjaan yang diinginkan

Selalu cantumkan jenis pekerjaan yang anda inginkan. Jangan menulis bahwa anda siap bekerja dalam posisi apa saja karena akan memberi kesan bahwa anda adalah pekerja serabutan. Tuliskan saja spesialisasi anda.
Format standar surat resmi

Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Times New Roman.
Pengalaman kerja

Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya (bukan nama perusahaannya) sebanyak-sebanyaknya tiga perusahan terakhir, berikut pangkat dan jabatannya.
Pengalaman lain yang menunjang

Cantumkan pengalaman atau organisasi yang berhubungan dengan spesialisasi anda. Jika anda adalah seorang spesialis bidang kimia, maka pengalaman sebagai juara I lomba melukis atau pejabat ketua senat tidak perlu dicantumkan.
Identitas

Cantumkan identitas anda dengan jelas.


Format resume atau curriculum vitae di setiap negara berbeda-beda. Hal ini tampaknya dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan dan pandangan politik di setiap negara yang berbeda-beda pula. Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (AS) tidak perlu mencantumkan foto, agama, status perkawinan dan umur, karena hal itu dianggap sangat pribadi.

Perusahaan tidak meminta pencantuman keterangan-keterangan seperti itu karena bisa dianggap melakukan ‘early prejudice’. Di AS perusahaan tidak boleh melakukan diskriminasi dalam penerimaan pegawai, baik diskriminasi atas ras, umur, status maupun agama. Sedangkan di Singapura, kadang dalam resume diminta mencatumkan keterangan ras.


Bookmark and Share

Kamis, 25 November 2010

Mencari Peluang Kerja di Luar Negeri

Dalam bayangan sebagian besar masyarakat, bekerja di luar negeri identik dengan menjadi TKI di sektor-sektor informal. Padahal, peluang untuk bekerja di sektor formal juga cukup besar. Sebab, beberapa negara sudah membuka diri melalui Foreign Trade Agreement yang memungkinkan pekerja terampil asing bekerja di sana, termasuk dari Indonesia. Peluang kerja tersebut selain Malayasia, Singapura, Brunei Darussalam, negara Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat dan Jepang.
Kebutuhan akan tenaga kerja di suatu negara berbeda satu sama lain. Brunai Darussalam, misalnya, sangat terbuka kesempatan sebagai guru, dan bekerja di perhotelan. Sedangkan Amerika dan Kanada biasanya membutuhkan mereka yang ahli di bidang teknologi dan medis seperti perawat. Tapi, Anda tidak perlu pesimis, karena tidak menutup kemungkinan, terbuka juga peluang di bidang lain. Ada banyak cara untuk mendapatkan informasi kerja di sana, di antaranya:
1. Departemen Tenaga Kerja
Setiap departemen tenaga kerja di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan, rutin memajang iklan lowongan pekerjaan di beberapa negara. Di sini biasanya ada perusahaan penyalur tenaga kerja resmi yang mendapatkan job order dari pengguna jasa atau agensi lain di luar negeri. Biasanya, perusahaan perekrutan ini juga mengiklankan lowongan kerja di surat kabar dan internet.
2. Dunia Maya
Media internet banyak sekali menyajikan berbagai informasi mengenai lowongan kerja. Ragam lowongan yang diinformasikan juga beragam, sesuai bidang dan keterampilan Anda. Caranya, setelah situs kerja terbuka, kliklah region atau negara yang ingin dituju. Dari situ bisa dilihat perusahaan dan bidang-bidang apa saja yang dibutuhkan, beserta persyaratannya. Anda tinggal mengirim lamaran Anda ke sana. Selain dengan jalan mencari info lowongan kerja, Anda juga bisa mengiklankan diri Anda di situs tersebut. Kemukakan secara spesifik bidang dan keterampilan yang dimiliki. Situs-situs yang bisa Anda datangi di antaranya www.jobsdb.com, www.americajobnet.com, www.karir.com, www.msn.com, www.monster.com, www.usajobs.com dan www.opm.gov.
3. Networking
Selain itu, informasi juga bisa Anda dapatkan lewat networking, bisa teman atau saudara yang sudah tinggal dan bekerja di sana. Perluaslah lingkungan pergaulan Anda. Jangan sungkan menanyakan lowongan pekerjaan pada teman yang berdomisili di luar negeri yang sesuai dengan keahlian Anda. Jika belum mempunyai networking di negara yang menjadi incaran Anda, mulailah mencari lewat chatting. Jalinlah pertemanan di dunia maya. Karena mungkin saja dari sini peluang itu datang.
4. Head hunter
Anda bisa mendatangi situs-situs head hunter di luar negeri dan mem-posting CV atau resume Anda. Sebagian besar head hunter memang mendahulukan pencari kerja lokal, tapi jika kualifikasi yang Anda miliki tidak ditemui oleh calon-calon dari negaranya, besar kemungkinan Andalah yang terpilih. Untuk memudahkan Anda mencari head hunter di luar negeri di internet, Anda bisa mencoba kata kuncinya, executive search firm, atau recruitment and placement. Di web ini akan menerangkan secara rinci bagaimana mem-posting resume Anda. Carilah kata-kata How to Apply for Jobs atau yang sejenisnya.
5. Perusahaan Asing
Jika telah bekerja di perusahaan multinasional, sebenarnya Anda sudah berjalan selangkah untuk menggapai mimpi. Beberapa perusahaan multinasional di sini, juga membuka peluang cukup besar pada Anda untuk bekerja di luar Indonesia. Tak menutup kemungkinan, jika Anda terlihat sangat qualified, Anda akan dipindah ke anak cabang di negara lain. Kesempatan yang datang bisa berupa pindah lokasi kerja, magang selama beberapa bulan, bahkan ada yang dikontrak 1-2 tahun di negara yang ditentukan perusahaan. Beberapa perusahaan asing juga memberi kesempatan karyawannya untuk melamar pekerjaan di perusahaan lain di luar Indonesia atas referensi atasannya.
6. Terjun Bebas
Cara terakhir yang jadi pilihan cukup banyak orang adalah dengan terjun bebas. Dengan berbekal modal nekat dan keberuntungan, biasanya mereka berangkat ke negara yang dituju. Tapi cara ini sangat riskan, karena Anda tak punya izin kerja di sana dan sewaktu-waktu bisa dideportasi pihak berwenang. Biasanya visa yang digunakan adalah visa kunjungan atau wisata. Anda juga harus punya dana besar untuk biaya hidup di sana selama beberapa bulan, minmal tiga bulan sebelum Anda mendapat pekerjaan. Dan yang lebih penting, Anda harus menyiapkan uang untuk sewaktu-waktu kembali ke Indonesia.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share

Selasa, 23 November 2010

Tips/Cara Mendapatkan Pekerjaan/Kerja Sesuai Minat, Bakat & Kemampuan

Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki tingkat pengangguran yang cukup tinggi pada angkatan kerjanya. Jadi tidak heran jika banyak sekali orang-orang di sekitar kita yang menganggur atau bekerja dengan gaji atau upah yang sangat kecil yang tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup keluarganya. Banyak juga yang ingin keluar dari pekerjaannya untuk mendapatkan gaji yang lebih besar atau sekedar ingin mencari lingkungan kerja baru yang lebih baik. Saat ini sangat sulit untuk mencari pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan keinginan kita. Justru kita yang dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan keadaan dunia kerja yang ada.
1. Memahami Potensi Kekuatan Diri Sendiri
Apa saja sih yang bisa kita kerjakan dan apa saja yang kita sukai? Jika kita punya latar belakang pendidikan sebagai dokter, namun kita merasa tidak berbakat jadi dokter dan di lain sisi kita sangat hobi menyebarkan informasi kesehatan kepada orang lain. Dari sana kita bisa menjadi konsultan kesehatan atau penulis buku-buku, koran, majalah kesehatan.
Kemampuan terpendam terkadang bisa menjadi penyelamat. Misalnya seseorang yang lulusan akuntansi punya bakat / keahlian menjual sesuatu, maka dia bisa menjadi sales produk suatu perusahaan sebagai langkah awal. Baru setelah kemampuan sebagai salesman teruji, kita mungkin bisa minta pindah atau diperbantukan ke bagian keuangan sambil tetap jadi sales paruh waktu untuk mengasah kemampuan akuntasi kita.
2. Tahu Di Mana Ada Peluang Kerja
Kita bisa tahu ada lowongan pekerjaan dari koran, internet, teman, keluarga, dan lain sebagainya. Ketika ada peluang maka kita bisa mencoba melamar pekerjaan tersebut. Yang pasti kita harus tahu potensi diri kita sendiri terlebih dulu. Kalau kita belum punya pengalaman pekerjaan mungkin kita harus siap bekerja di posisi apapun karena dunia kerja itu berbeda sekali dengan dunia sekolah dan kuliah. Pendidikan bersifat teori
Yang pasti jauh lebih enak kalau pekerjaan yang menghampiri kita daripada kita yang mengejar-ngejar lowongan kerja, karena ketika ditawari kerja oleh saudara atau teman kita bisa bertanya untuk mengetahui seperti apa pekerjaan kita nanti dan bagaimana gaji, tunjangan, bonus, insentif, dan lain-lain. Sedangkan pekerjaan yang kita temukan di media massa mungkin kita tidak akan diberitahu apapun oleh perusahaan.
Jika mampu kenapa tidak menciptakan perusahaan sendiri? Jika kita punya akses modal yang mudah, ada ide usaha yang sangat potensial, keluarga atau teman-teman yang siap sedia membantu, sarana dan prasarana tersedia, mendapat dukungan dan dorongan penuh dari berbagai pihak, dan sebagainya maka tak ada salahnya kita mencoba. Ingat, kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Dengan membuat usaha sendiri otomatis kita telah membuka lapangan kerja minimal untuk diri kita sendiri. Galilah ilmu dari orang-orang yang telah memiliki pengalaman sebagai bekal dalam menjalani bisnis.
3. Mempersiapkan Segala Sesuatu
Mau bekerja pun kita butuh modal. Saat melamar pekerjaan setidaknya kita membuat surat lamaran, cv beserta lampiran-lampirannya mulai dari kartu kuning pencari kerja, pas foto, surat keterangan catatan kepolisian, fotokopi ktp, ijazah, transkrip nilai, kartu keluarga, sim, dan lain-lain. Pada saat panggilan wawancara pun kita butuh pakaian yang baik. Setelah diterima kerja pun kita juga butuh beberapa setel pakaian seragam kerja dan lain sebagainya sampai kita mendapatkan gaji dan tunjangan pertama.
Yang tak kalah penting adalah mempersiapkan mental kita saat wawancara kerja, saat hari-hari pertama di tempat kerja yang baru, saat harus bersosialisasi dengan rekan kerja, saat dimarahi oleh atasan atau staf senior, saat menghadapi konflik atau masalah pekerjaan, dan lain sebagainya. Jika mental kita kuat ditambah dengan sifat perilaku yang baik, maka kemungkinan untuk bertahan bekerja adalah cukup besar. Jika lemah mental maka yang ada di kepala kita hanyalah ingin segera mencari pekerjaan lain atau pindah bagian agar bisa beradaptasi dengan suasana yang baru.
4. Menguasai Trik-Trik Agar Diterima Kerja
Rajinlah mencari informasi dunia kerja melalui membaca buku, majalah, koran, dan sebagainya untuk mengetahui orang yang bagaimana yang dicari perusahaan untuk mengisi posisi yang lowong. Belajarlah menjadi orang yang dicari perusahaan-perusahaan. Pelajari contoh-contoh soal tes potensi akademik, psikotes, tes wawancara kerja, dan lain sebagainya. semua itu suatu saat akan membantu kita dalam mendapatkan pekerjaan.
Dengan trik tersebut kita belajar sandiwara alias berpura-pura menjadi orang lain yang dianggap unggul oleh para pencari kerja. Padahal sebenarnya mungkin kita hanya orang biasa yang malas bekerja. Karena perusahaan-perusahaan itu tidak melihat diri kita secara keseluruhan, maka para pencari kerja pun sah-sah saja jika menciptakan dan menjalankan strategi-strategi khusus untuk sekedar diterima kerja.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share

Minggu, 21 November 2010

To The Point Dalam Mengutarakan Pendapat

Betapa menyebalkan berhadapan dengan orang yang bicara berputar-putar atau tidak langsung pada point yang dimaksud. Apakah Anda pernah menemui orang dengan tipe seperti itu, atau lebih parah lagi, apakah Anda termasuk orang yang memiliki tipe seperti itu? Hati-hati lho, sifat yang satu ini bisa membuat orang menjauh dari Anda, dan dapat menghambat karir dan pekerjaan. Untuk menghindari kecenderungan ini, simak kiat-kiat berikut.
  1. Mengulang hanya kalau dibutuhkan
    Jangan mengulang-ulang komentar atau pendapat yang Anda sampaikan kecuali bila lawan bicara tidak mendengar atau menunjukkan gelagat tidak mengerti. Setelah mengulang, lanjutkan pembicaraan.
  2. Jangan utarakan pendapat yang telah diutarakan sebelumnya
    Ungkapkan ide-ide atau pemikiran baru dalam diskusi dan jangan mengulang apa yang telah disampaikan oleh orang lain. Rasanya tidak ada orang yang ingin mendengarkan hal yang sama diulang-ulang kembali.
  3. Hindari kebiasaan membumbui/menambahkan kata-kata
    Lontarkan komentar/pendapat dengan kalimat sesederhana mungkin namun tepat dalam mengekspresikan maksud. Dalam kursus menulis, kita diajarkan untuk meng-edit kata-kata yang ingin ditulis supaya lebih sigkat dan mudah dimengerti. Tidak ada salahnya bila Anda menerapkan konsep yang sama dalam percakapan/komunikasi verbal.
  4. Ritme bicara
    Cepat-lambatnya seseorang berbicara mempengaruhi apakah orang lain dapat mengerti atau tidak apa yang hendak disampaikan. Kalau berbicara terlalu cepat, bisa-bisa apa yang hendak Anda sampaikan malah tidak jelas. Sebaliknya, hindari berbicara dengan ritme yang terlalu pelan/lambat, sehingga lawan bicara mampu menyela pembicaraan dengan mengutarakan apa yang ingin Anda sampaikan.
  5. Hindari lelucon
    Jangan berusaha membuat lelucon-lelucon yang mungkin ditujukan untuk membuat rekan tersenyum namun malah berakibat sebaliknya. Meski Anda mungkin berpikir diri Anda adalah komedian terkenal yang mampu mengocok perut orang lain, tapi jangan-jangan lawan bicara malah berpikir bahwa Anda menghabiskan waktunya dengan melontarkan lelucon-lelucon yang sama sekali tidak lucu. Hal ini sangat fatal terutama dalam meeting.
  6. Diam kalau gugup
    Hindari kata-kata seperti "uh," "yah, begitulah," "um," dan "eh," yang biasanya digunakan saat kita gugup atau kehabisan kata-kata. Lebih baik diam saat Anda tidak tahu apa yang ingin dikatakan daripada menggunakan kata-kata yang malah membuat orang mempertenyakan kapasitas
  7. Bicarakan topik yang dimengerti oleh semuanya
    Jangan mendiskusikan hal-hal yang tidak relevan (dalam hal ini hal-hal yang bersifat pribadi) yang mungkin hanya dimengerti oleh Anda berdua namun tidak dimengerti oleh rekan-rekan lain yang ada disitu. Bila Anda ingin membicarakan hal yang sifatnya pribadi, lakukan nanti.
  8. Dahulukan kepentingan tim
    Dalam diskusi, ajukan pertanyaan yang relevan dengan keberhasilan/kemajuan tim, bukannya tentang prestasi diri sendiri. Seandainya mempunyai pertanyaan yang berkaitan dengan diri Anda (misalnya performa di tempat kerja), sampaikan setelah rapat selesai.
    Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker

    Bookmark and Share

Mengatasi Gangguan Saat Kerja

Dalam sebuah kesempatan, pengarang buku terkenal John Naisbitt mengemukakan konsep ’high-tech/high-touch’. Dikatakannya bahwa semakin banyak seseorang terlibat aktivitas yang bersifat high-tech (misalnya bekerja berjam-jam sendirian di depan komputer), maka semakin banyak dibutuhkan interaksi yang bersifat high-touch. Kata high-touch di sini bukan dimaksudkan sebagai arti yang harafiah -- Anda tidak perlu sampai memeluk rekan kerja setelah seharian di depan komputer, tapi mungkin lebih ke arah pembicaraan yang menyenangkan dan dapat membantu menghilangkan kejenuhan.
Berapa lama seseorang dapat bekerja di depan komputer sebelum akhirnya membutuhkan waktu jeda untuk berinteraksi dengan orang lain sangat bervariasi, tergantung pada kepribadian masing-masing orang dan keadaan. Waktu yang dibutuhkan mungkin selama satu jam, satu hari penuh atau bahkan lebih lama lagi. Kebutuhan untuk menyeimbangkan hidup kita dengan interaksi yang bersifat high-touch akan semakin meningkat seiring dengan semakin dalamnya keterlibatan tehnologi dalam pekerjaan kita. Dengan memahami apa yang kita butuhkan, kita akan mampu menyelesaikan dua hal : pekerjaan dan tidak tertinggal gosip/berita terkini tentang perkembangan dunia sekitar.
  1. Cermati jam biologis Anda
    Perhatikan bila anda mulai merasa mendapat tanda-tanda berikut : leher kaku, mata mulai mengalami keletihan, sakit kepala atau punggung terasa pegal. Gejala-gejala tersebut bisa jadi timbul karena kejenuhan berada di depan komputer dalam waktu lama. Untuk mengatasinya, lemaskan kaki dengan berjalan mengelilingi ruangan kerja atau ke ruang rekan anda, atau sekedar untuk berbincang-bincang dengan teman-teman sejawat.
  2. Ukur berapa kadar keseimbangan high-tech dan high-touch yang Anda miliki
    Seandainya Anda berencana untuk bekerja seharian di depan komputer, rencanakan untuk menghabiskan waktu istirahat anda dengan berinteraksi (entah dengan rekan ataupun atasan tempat bekerja). Catat kegiatan tersebut selama beberapa waktu, dan cari waktu rata-rata berapa lama Anda dapat tahan bekerja sebelum beristirahat. Tentukan berapa lama waktu istirahat yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan
    high-touch, dan patuhi aturan yang telah Anda buat tersebut.
  3. Jujur dan bersikap asertif dengan para pengganggu yang kronis atau bersikap seenaknya
    Saat Anda mulai merasa kerja terganggu karena pembicaraan teman-teman yang seolah tak ada ujungnya, utarakan secara langsung (lakukan dengan halus dan sopan). Jangan berharap mereka dapat membaca pikiran atau bahasa tubuh yang Anda tampilkan.
  4. Sadar bahwa ’gangguan’ yang dilakukan oleh rekan Anda mungkin adalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan high-touch mereka
    Bila Anda maka akan lebih sabar menghadapi para pengganggu, namun Anda sendiri harus mendahulukan apa yang telah menjadi komitmen sejak awal. Jangan biarkan pekerjaan terbengkalai hanya karena Anda dapat memahami kenapa rekan kerja bertindak seperti itu. Namun sekali lagi, itu bukan berarti Anda akan membiarkannya mengganggu pekerjaan yang sedang Anda tunda. Beranikan diri Anda untuk menyela pembicaraan seandainya merasa bahwa pembicaraan tersebut akan memakan waktu lama, sedangkan Anda sudah harus kembali ke pekerjaan yang sedang dikerjakan.
     Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker
    Bookmark and Share