Tampilkan postingan dengan label Wawancara kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wawancara kerja. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Desember 2010

Pertanyaan Umum dalam Wawancara

Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :
> kerja lowongan
  1. Mengapa anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini ?
  2. Apa yang membuat anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini ?
  3. Tanggung jawab apa yang anda anggap penting dalam pekerjaan ?
  4. Tantangan apa yang anda cari dalam pekerjaan ?
  5. Sebutkan dua hal yang memotivasi anda dalam bekerja.
  6. Apa yang dapat memotivasi anda dalam kehidupan pribadi anda ?
  7. Apa yang dapat memotivasi anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit ?
  8. Apa yang dapat memotivasi anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan ?
  9. Apa alasan anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
  10. Apa yang membuat anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
  11. Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai ?
  12. Mengapa anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
  13. Apa arti bekerja bagi anda ? > loker 

Minggu, 21 November 2010

Tetap Optimis Saat Mencari Pekerjaan

Siapa bilang mencari pekerjaan itu gampang? Rasanya kalimat itu sering sekali diucapkan oleh semua orang dengan merujuk pada kenyataan yang ada sekarang ini. Namun tahukah anda bahwa rasa frustrasi menunggu datangnya panggilan itu jauh lebih menyiksa? Hal itu dikarenakan ketidakpastian yang melanda, yang membuat perasaan jadi tidak karuan. Memang banyak orang yang memilih untuk bersikap masa bodoh dan cuek, namun berapa lama sih hal itu bisa bertahan, apalagi kalau panggilan itu tidak kunjung datang?

Jangan remehkan rasa frustrasi ini, karena efeknya bisa panjang. Bisa-bisa saat anda benar-benar mendapat panggilan, lamaran anda ditolak hanya karena pembawaan atau raut muka anda yang kusut sebagai efek lanjutan dari rasa kesal tersebut. Mempertahankan keyakinan dan motivasi memang sangat vital dalam fase ini, namun dengan kiat-kiat berikut, pertahankan pemikiran positif anda.
  1. Rajin-rajinlah ngobrol dengan teman
    Akan lebih baik bila dalam situasi sulit seperti ini, anda mempunyai seorang teman sebagai tempat curhat. Ingat-ingatlah saran-saran yang diberikannya, siapa tahu bermanfaat bagi anda. Atur waktu teratur untuk bertemu dan berdiskusi, semakin banyak masukan yang diberikan semakin baik bagi anda.
  2. Buat catatan
    Tetaplah hidup teratur dengan menyimpan catatan-catatan tentang nomor telepon atau kapan dan kemana saja kita mengirim lamaran pekerjaan. Dengan mencatat hal-hal kecil namun penting tersebut, akan lebih mudah saat melakukan
    follow-up.
  3. Bagi waktu dengan baik
    Atur dan tentukan berapa lama waktu yang akan dihabiskan untuk membuat surat lamaran yang akan dikirimkan, melakukan riset pasar melalui
    website atau hal-hal lain yang menyangkut lamaran pekerjaan. Dengan begitu, kita tidak berharap terlalu banyak atau merasa kecewa saat tidak mampu menyelesaikan apa yang telah ditargetkan tepat pada waktunya.
  4. Tentukan tujuan
    Motivasi adalah hal yang paling penting dalam mempertahankan harapan dan tidak putus asa, jadi jangan buat target yang terlalu muluk-muluk. Tetaplah realistis dan berusahalah untuk dapat konsisten menjalankannya. Sebagai contoh, jangan sampai anda berencana untuk melakukan puluhan kali telepon dalam satu hari -- anda hanya akan menjadi depresi bila target tersebut tidak tercapai.
  5. Perkuat keyakinan diri
    jangan biarkan diri anda larut dalam frustrasi berkepanjangan! Bila anda memerlukan peralatan kosmetik baru (parfum atau lipstick misalnya), makan dessert yang enak, atau melakukan massage hanya supaya anda merasa lebih baik, lakukan saja. Lakukan apapun yang bisa membuat perasaan anda lebih baik, sejauh hal itu tidak merugikan diri sendiri atau orang lain. Dengan begitu, saat dipanggil untuk wawancara anda dapat tampil lebih percaya diri dan tenang.
  6. Kumpul dengan teman-teman
    Sediakan waktu misalnya sekali dalam seminggu atau sebulan untuk berkumpul dengan teman-teman anda (yang mungkin senasib), tanya perkembangan masing-masing termasuk menjelaskan tentang perkembangan anda sendiri. Usahakan agar suasana berlangsung santai dan tidak mengeluarkan banyak uang. Ingatlah bahwa tidak ada orang yang berusaha mencari lowongan selama 24 jam, jadi tetaplah bergaul!
     Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker
    Bookmark and Share
     

Minggu, 07 November 2010

Menghadapi Wawancara Kerja

Dalam proses mencari pekerjaan membutuhkan seni tersendiri. Setelah Anda mengirim surat lamaran kemudian dinyatakan lolos, selanjutnya Anda akan mendapat panggilan untuk tes wawancara. Saat inilah sebenarnya kemampuan personal Anda diuji. Oleh karena itu, usahakanlah tampil maksimal ketika akan wawancara kerja. Berikut ini ada beberapa kiat sukses wawancara kerja yang bisa Anda coba, mulai dari tahap persiapan hingga saat wawancara berlangsung.
Persiapan atau Pra Wawancara
  • Anda harus benar-benar paham bahwa kemampuan akademik Anda tidak lagi diperhitungkan ketika menghadapi tes wawancara.
  • Usahakan Anda telah sampai di tempat wawancara maksimal 30 menit sebelum jadawal wawancara dimulai.
  • Tampil tenang dan percaya diri. Usahakan tidak begadang di malam hari sebelum wawancara, sehinngga esoknya Anda bisa tampil bugar.
  • Memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi. Semprotkan juga parfum ke tubuh Anda jika perlu untuk semakin memberikan kesan yang baik dalam hal penampilan.
  • Mempelajari visi misi perusahaan tempat Anda melamar kerja. Carilah data sebanyak mungkin tentang perusahaan tersebut. Ini penting agar Anda memiliki bekal cukup saat wawancara.
  • Jangan lupa berdo’a
Strategi  Saat Wawancara
Nah, setelah persiapan Anda telah benar-benar maksimal, saatnya Anda mengetahui strategi atau kiat yang bisa Anda praktikkan ketika wawancara berlangsung
  • Berusaha tampil tenang dan meyakinkan. Yakinlah dengan kemampuan diri Anda.
  • Berusaha menjawab pertanyaan calon atasan Anda dengan taktis, tidak berbelit-belit, namun juga tidak serampangan atau asal bicara. Ada baiknya sebelum Anda bicara, diperhitungkan terlebih dahulu susunan katanya.
  • Jangan menjelek-jelekkan atau memberikan informasi negatif jika Anda ditanya tentang perusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya.
  • Jika Anda ditanya tentang kelemahan Anda, jawablah dengan percaya diri dan kata-kata yang optimis, meskipun juga tidak harus mengada-ada. Misalnya,”Saya pelupa, tapi akhir-akhir ini saya telah berusaha membuat catatan agenda yang harus saya lakukan tiap harinya..” Jujur namun tetap optimis Anda bisa memperbaiki kelemahan Anda.
  • Jika Anda ditanya hal pribadi, misalnya tentang pacar dan kapan menikah, atau tentang aktivitas ain yang banyak menyita waktu Anda di luar pekerjaan Anda nanti,  usahakan jawaban Anda tetap mengedepankan karir dan perusahaan Anda ketika bekerja nanti.
  • Jika Anda ditanya perihal gaji, jawablah dengan diplomatis dan sesuaikan dengan standar kapabilitas Anda, namun tetap jangan berikan kesan bahwa Anda sombong. Yang lebih penting, jangan mengatakan “terserah” ketika ditanya perihal gaji Anda nanti.
  • Tetap menjaga kontak mata selama wawancara. Hindari terlalu banyak menunduk atau seakan-akan tidak memperdulikan orang yang mengajak Anda bicara.
  • Gunakan kata-kata yang mengandung makna optimistis dan percaya diri.
Demikianlah beberapa kiat sukses wawancara kerja yang bisa Anda coba. Yang paling penting dari semua itu adalah kesiapan mental Anda dan tetap menjaga stabilitas emosi Anda serta berusaha menunjukkan kekuatan diri Anda selama wawancara. Selamat! Semoga wawancara Anda sukses.

Bookmark and Share